Langsung ke konten utama

Pos

Keterkaitan Opini Publik Terhadap Propaganda

Sebelum membahas keterkaitan opini publik dan propaganda, terlebih dahulu dikemukakan apa itu opini, publik, dan opini publik sebagai berikut. Sastropotroe (1987) mengemukakan bahwa secara ringkas, opini berarti pendapat. Dalam ilmu psikologi, opini adalah ekspresi sikap. Dengan demikian, opini adalah sebuah aktualisasi. Cutlip dan Center pernah mengatakan bahwa opini adalah kecenderungan untuk memberikan respon terhadap sesuatu masalah atau situasi tertentu.
Pos terbaru

Duel Mana Lebih Enak: Bakso vs Cuanki

“Tok… tok… tok…!” Bunyi ketukan pedagang cuanki terdengar menggema di sudut jalan. “Tok… torok… tok… tok… tok…!” Bunyi itu berbunyi lagi, tapi lebih nge-beat dibandingkan ketukan yang pertama. Lama-lama, suara ketukan itu kian mendekat ke telinga gue. Suara yang timbul dari ketukan kayu tersebut seakan menggoda selera syahwat, eh selera makan gue. Gue yang memang dari tadi menunggu cuanki lewat, akhirnya memanggil Emak (Nenek). Gue berteriak dari ruang tamu, “Mak! Mau cuanki!” Emak merespons, “Mana? Aya kitu?” “Itu kedengeran suaranya,” balas gue.

Tanda-tanda Persahabatan Akan Bertahan Selamanya

Assalamuallaikum everybody, bagaimana kabarnya? Semoga limpahan rahmat dari-Nya selalu tercurahkan kepadamu ya, aamiin. Pada artikel kali ini, gue akan membahas tentang persahabatan. Kamu minimal pasti punya dong satu sahabat di kehidupanmu. Gue akan memaparkan apa makna sahabat itu sendiri. Sahabat adalah salah satu dari jenis teman, tapi hubungan sahabat lebih dekat dan lebih nyaman dari sekadar teman. Sedangkan persahabatan adalah hubungan dari dua sahabat atau lebih yang telah berlangsung lama. Dengan demikian, sahabat adalah salah satu orang yang dapat dipercaya, diandalkan, dan dibutuhkan selain orangtua dan sanak famili lainnya.

Kenali 10 Tipe Dosen Berikut Sebelum Kamu Melanjutkan ke Perguruan Tinggi

Assalamuallaikum semuanya… ketemu lagi sama gue, penulis sekaligus founder situs Tinta Kahyangan. Tidak terasa guys, gue sekarang sudah semester 6 di bangku perkuliahan. Itu tandanya, gue tinggal setahun lagi di kampus. Tapi itu masih kayaknya, karena masih banyak nilai-nilai yang masih di bawah standar kompetensi. Oke, jadi gue sendiri nggak tahu gue bakal berapa lama lagi di kampus. Semoga saja, ada jalan dan kemudahan dari kuasa-Nya. Aamiin. Aminkan ya, para pembacaku yang budiman.

Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Bahagia

Seminggu kemudian pasca peristiwa yang mengharukan itu (baca: surat undangan), gue beserta keluarga diajak bertamasya oleh Mang Toto ke tempat pemandian air panas Sariater. Yap, Mang Toto adalah paman dari keluarga Nyokap gue. Sudah pada tahu lah ya, kenapa gue menyebutnya nggak Paman Toto atau Uncle Toto? Hahaha. Yes, we are Sundanese.