Review The Lost City of Z : Menemukan Kota yang Hilang di Hutan Amazon

Film petualangan epik ini disutradai oleh sutradara kondang, James Gray. The Lost City of Z menceritakan kisah seorang tentara Inggris bernama Percy Fawcett (Charlie Hunnam) yang terobsesi untuk menemukan kota hilang di hutan belantara Amazon. Lantas, kota yang hilang itu dinamakan Zed (Z) oleh Percy. Awal mula, Percy diajak Royal Geographical Teory untuk mencari kota yang hilang tersebut, yang berada di negara Bolivia. Tanpa pikir panjang, Percy menerima tawaran itu.

Di tengah jalan, Percy mengendus bahwa ia sedang diikuti oleh seseorang di dalam gerbong kereta. Setelah pengintai tersebut dijebak, ternyata pengintai itu adalah Henry Costin (Robert Pattinson) yang merupakan partner Percy untuk perjalanan ke Amazonia.

Setelah sampai di perbatasan hutan Amazon, Percy bertemu dengan juragan karet untuk meminta mengantarkan dirinya ke hutan Amazon. Negosiasi pun berlanjut, dan akhirnya Percy pergi ke hutan Amazon bersama orang dari suku Indian. Di tengah perjalanan, orang Indian tersebut berkata bahwa dirinya akan bebas, dan sebaliknya Percy akan merasakan bahwa hutan itu akan menjadi seperti penjara buat Percy dkk.

Pada tengah sungai, Percy dan rombongan diserang oleh sekelompok suku Indian. Mereka menyerang Percy dengan anak panah yang tentunya sudah diberi racun. Mungkin lo bisa mati berdiri ketika menikmati keindahan alam di perahu, terus tiba-tiba ada anak panah melayang dari samping kiri dan kanan lo.

Namun Percy tidak kehabisan akal, dia segera menceburkan diri ke sungai Amazon. Tapi sial, dia dan rombongan malah diserang Ikan Piranha. Pada akhirnya, salah satu temannya tewas digigit ikan Piranha yang membabi buta. Usut punya usut, sungai Amazon memang terkenal dengan monster-monster rawa macam Ikan Piranha.

Selang berapa lama, Percy, Costin, dan lain-lain menemukan tempat yang dituju, yakni sebuah air terjun yang cukup deras airnya. Gue juga nggak tahu maksudnya tempat itu apa. Anehnya, nemu air terjun kayak nemu emas batangan. Apalagi ketika Costin teriak-teriak kegirangan. Padahal, air terjun itu bukan kota hilang yang dimaksud.
Poster The Lost City of Z. Sumber: The Independent
Film genre uncharted ini menurut gue alur ceritanya kayak film The Mummy yang diperankan Tom Cruise, yakni terdapat beberapa scene yang perpindahan waktu atau tempatnya melangkah jauh. Contohnya kayak Percy yang tiba-tiba sudah ada di rumahnya lagi cumbuan sama istrinya (Siena Miller), padahal kan jelas-jelas dia lagi ada di hutan pedalaman. Ketika awal tonton film ini jujur saja gue dibikin bingung dan kurang ngerti, masalahnya nggak ada proses adegan dari satu tempat ke tempat lain, tapi langsung nge-tab gitu.

Beberapa tahun kemudian, tim ekspedisinya Percy dan Costin pun kembali berpetualang ke hutan Amazon untuk membuktikan bahwa di pedalaman hutan Amazon terdapat suatu peradaban manusia yang mesti diketahui oleh masyarakat dunia. Percy amat yakin, sebab ia menemukan batu keramik di dalam hutan Amazon. Padahal, siapa tahu batu keramik itu bukanlah menandakan adanya suatu peradaban di hutan Amazon, melainkan batu tersebut adalah alat untuk memercikkan api yang dipakai oleh suku Indian.

Perjalanannya kali ini Percy mengajak James Murray (Angus Macfadyen) yang merupakan seorang penjelajah senior dari Royal Geographical Teory. Namun bukannya membantu Percy dkk, Murray malah membuat situasi menjadi kacau karena keteledorannya, seperti kakinya kesugak, jalan yang lemot, membuat perahu oleng, dan melawan perintah Percy.

Karena simpatik dengan kondisi Murray, Percy dan Costin akhirnya memulangkan Murray ke Inggris dengan membawa kuda dan bekal makanan. Bukannya terima kasih, Murray malah dengan sengaja merusak bekal makanan Percy dan rombongan dengan memberi bahan logam. Sontak, Percy dan Costin marah dan terpaksa harus membatalkan perjalanan karena persediaan makanan sudah habis.

Beberapa tahun setelahnya, Percy turut serta Perang Dunia I. Tapi sayang, Percy terkena gas sekutu dan membuat matanya buta selama bertahun-tahun. Alhasil, Percy harus istirahat lama akibat cidera yang ia derita.

Tahun 1925, anak sulungnya yang bernama Jack Fawcett (Tom Holland) telah beranjak dewasa. Jack memutuskan untuk ikut serta ke misi Percy selanjutnya, yakni menemukan dan membuktikan bahwa Kota Z adalah benar adanya. Sebelum berangkat, Percy menemui Costin yang rupanya telah berkeluarga dan memiliki anak. Percy kekeuh membujuk Costin agar bersedia ikut bersama Percy dan Jack Fawcett.

Namun Costin pun kekeuh, bahwa ia tidak mau ikut dengan alasan telah memiliki keluarga. Pada scene tersebut, Costin bilang ke Jack, "Jangan salah paham dulu, aku tidak mau ikut karena apakah orang-orang sana (orang Amazon) akan menerima kita dengan baik?" Dari perkataan Costin tersebut, gue tahu bahwa endingnya pasti bakal nggak beres, haha.

Dengan demikian, Percy dan Jack cabut ke hutan Amazon dan tanpa tim. Di tengah hutan, Percy dan Jack ke-gap oleh suku primitif Indian. Jack berusaha untuk tidak panik dan melambaikan sapu tangan sambil berkata, "Amigos! Amigos!" Namun naas, suku Indian tersebut tetap menganggap Percy dan Jack sebagai musuh.

Dikejarlah bapak dan anak itu sampai ke padang rumput. Tetiba dari arah depan juga ada sekelompok suku Indian lain yang menyerang suku Indian yang sedang mengejar Percy dan Jack. Akhirnya, bapak dan anak tersebut ditangkap lalu disandera oleh suku primitif Indian.

Percy dan Jack dibawa ke suatu tempat yang banyak obor-obor menyala. Terdapat bayangan dari Percy ketika istrinya Nina Fawcett mengatakan sesuatu di waktu lampau. Percy dan Jack dibopong dan diiringi oleh suku Indian ke lembah tinggi. Dari scene itu, film The Lost City of Z pun tamat.

Gue yakin, Percy dan Jack dibunuh oleh suku primitif Indian adalah untuk dijadikan makanan, sesembahan, tumbal, atau apapun itu yang berhubungan dengan kaum primitif dan keterbelakangan. Film ini menurut gue pintar, karena tidak menjelaskan secara gamblang kenapa Percy dan Jack diiring ke suatu tempat gelap dan mistis. Pada akhirnya, penonton dibuat misterius dan bertanya-tanya sendiri. Bakal diapakan sih, bapak dan anak itu? Dibunuhkah? Dibuat pakan monster? Atau malah dijamu ke angkringan pecel lele? Tidak ada yang tahu, guys.

Demikianlah, setelah menonton film The Lost City of Z, gue berpendapat bahwa film ini layak untuk ditonton buat kamu yang suka dengan alur cerita petualangan, khususnya uncharted. Bahkan, banyak kritikus film yang memuji aktor Charlie Hunnam akan keterampilannya memerankan Percy Fawcett.

Film yang terinspirasi dari kisah nyata itu pun patut diacungi jempol karena terdapat moral cerita yang mendalam, yakni kita sebagai orang kota (gue sih orang kota) jangan menganggap remeh orang-orang pedalaman. Karena pada dasarnya, kita terbuat dari bahan yang sama, yakni dari tanah.
Sampai jumpa di lain kesempatan, guys! Have a nice day!

Komentar